Sabtu, 28 Maret 2015

Aku Cinta Kamu dalam berbagai bahasa (Nias = Omasido Khomo)

Mengungkapkan perasaan cinta adalah hal mutlak yang harus ditempuh untuk memulai suatu hubungan :D
disini terangkum berbagai bahasa yang digunakan berbagai orang berdasarkan bahasa dan daerahnya masing-masing...
berikut rangkumannya.....


Aku Cinta Kamu Dalam 100 Bahasa Berbeda
Nias - Omasido khomo
Afrika – Ek het jou lief
Albania – Te dua

Selasa, 17 Maret 2015

JADWAL PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 4 KABUPATEN 1 KOTA DI KEPULAUAN NIAS



Menyusul penetapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang pertama pada Desember 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat menjadwalkan pelaksanannya pada 9 Desember 2015.
“Kita mengajukan tanggal 9 Desember 2015. Tapi mungkin saja nanti ada masukan lain, tanggal yang tepat,” ujar Ketua KPU Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam diskusi uji publik di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2015).
Dia mengatakan, jadwal tersebut telah dimasukkan dalam draf Peraturan KPU (PKPU) yang segera dituntaskan dalam waktu dekat dan selanjutnya dibahas bersama DPR untuk mendapatkan persetujuan.
Dia menjelaskan, pihaknya memiliki dua opsi, yakni 2 Desember 2015 dan 9 Desember 2015. Namun, pada akhirnya pihaknya mematok pada 9 Desember 2015. Pertimbangannya, seperti dijelaskan Komisioner KPU Ida Budhiati, pada 2 Desember 2015 bertepatan dengan sebuah kegiatan perayaan ibadah di Bali sehingga tidak memungkinan pelaksanaan Pilkada pada tanggal tersebut.
Meski demikian, jadwal tersebut belum menjadi keputusan final. Karena, KPU masih harus melakukan koordinasi kepada DPR untuk memutuskan jadwal Pilkada serta diterbitkan PKPU Pilkada 2015.
Ida menargetkan draft PKPU sudah ditetapkan pada 18 Maret 2015.

Sumber : Nias satu

Kamis, 12 Maret 2015

Moralnya bangsa lemah, akhirnya kecerdasan jadi Bumerang di Negeri sendiri.

Dulu 1945 Indonesia merdeka dengan jumlah sarjana yang minim
sekarang Indonesia 'polusi' dengan orang-orang pintar,
namun Indonesia menjadi negara 'Kacau'
orang berintelegensi tinggi namun tanpa moral adalah impoten
bak kepintaran tersebut seperti pisau ditangan orang gila
wajar jika Indonesia bernasib begini.
Soekarno, "pentingnya Character Building and Nation Building supaya Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat dan tidak menjadi negara kuli, tak mungkin suatu bangsa membangun sesuatu dengan Karakter yang bobrok"
namun ketika semua itu diabaikan jadilah seperti ini
Indonesia bagaikan segumpal daging tak berjiwa.
Renungan kita bersama